KOPERASI DESA MERAH PUTIH DAUDOLU RESMIKAN PENGURUS DAN SIAP KEMBANGKAN 7 GERAI USAHA
- Nov 11, 2025
- KIM DESA DAUDOLU
ROTE NDAO – Upaya warga Desa Daudolu, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membangun kemandirian ekonomi desa memasuki babak baru. Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Daudolu resmi dikukuhkan dengan landasan hukum yang kuat, ditandai dengan terbentuknya pengurus definitif pada Sabtu, 24 Mei 2025.
Kepastian legalitas ini menjadi modal utama KDMP untuk bergerak cepat merealisasikan model usahanya yang ambisius, termasuk rencana pengembangan tujuh gerai usaha yang akan menjadi pusat kegiatan ekonomi lokal.
Legalitas Kunci Kepercayaan Publik
Momen 24 Mei 2025 menjadi tonggak sejarah bagi KDMP. Selain pengukuhan pengurus, koperasi ini telah mengantongi badan hukum yang resmi. Status legal ini tidak hanya memberikan perlindungan hukum, tetapi juga membuka akses terhadap permodalan dan kemitraan yang lebih luas, baik dari pemerintah maupun swasta.
Ketua Pengurus KDMP yang baru Fardi Rohi., S.AP dalam sambutannya menekankan bahwa legalitas adalah kunci untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat dan mencegah praktik usaha yang merugikan.
“Dengan status badan hukum resmi, kami memastikan bahwa setiap rupiah simpanan anggota dan setiap transaksi usaha dikelola secara transparan dan akuntabel. Ini adalah janji kami kepada warga Daudolu,” ujar Fardi Rohi., S.AP.
Fokus Tujuh Gerai, Mendongkrak Ekonomi Lokal
Untuk memutar roda ekonomi di tingkat tapak, KDMP tidak hanya berfokus pada simpan pinjam, tetapi juga merancang model bisnis berbasis unit usaha yang terintegrasi. Setidaknya, tujuh gerai usaha telah masuk dalam rencana awal operasional.
Gerai-gerai ini direncanakan mencakup sektor-sektor strategis yang menyentuh kebutuhan dan potensi desa, seperti:
- Gerai Pertanian (penyediaan saprodi dan pemasaran hasil bumi).
- Gerai Kebutuhan Pokok (mini market desa).
- Gerai Kerajinan Lokal
- Unit Pengolahan Hasil Laut/Perikanan.
- Unit Pariwisata Desa
- Unit Usaha Air Bersih
- Unit Jasa Pembayaran (PPOB)
Diharapkan, kehadiran tujuh gerai ini dapat memangkas rantai distribusi dan memberikan harga yang lebih kompetitif bagi anggota, sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi pemuda desa.
TNI Turun Tangan, Bangunan Fisik Kian Nyata
Sinergi pembangunan desa antara pemerintah daerah dan TNI kian terlihat di Desa Daudolu. Guna mendukung operasional dan pengembangan tujuh gerai usaha tersebut, KDMP telah menerima kabar baik terkait rencana bantuan pembangunan gedung kantor dan unit usaha dari pihak TNI.
Rencana bantuan fisik ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung penguatan struktur ekonomi kerakyatan di wilayah terpencil. Dengan adanya gedung yang representatif, kegiatan manajerial, rapat anggota, hingga transaksi di gerai-gerai KDMP dapat berjalan optimal.
Bantuan ini juga dipercaya akan menjadi simbol kekuatan gotong royong antara aparat negara dengan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian Desa Daudolu, menempatkan KDMP sebagai motor penggerak kesejahteraan di Rote Ndao.
Langkah Berikutnya: Konsolidasi dan Eksekusi
Setelah legalitas dan kepengurusan terbentuk, langkah utama KDMP saat ini adalah melakukan konsolidasi internal serta merumuskan detail teknis pembangunan gedung bersama pihak TNI. Selain itu, penentuan lokasi dan manajemen awal tujuh gerai usaha menjadi prioritas agar KDMP dapat segera melayani anggota dan berkontribusi nyata pada perputaran ekonomi di Kecamatan Rote Barat Laut.
KDMP Daudolu diharapkan dapat menjadi percontohan (pilot project) keberhasilan koperasi desa modern di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang mengedepankan legalitas, sinergi, dan pemberdayaan berbasis potensi lokal. #ArtikelKIMFEST2025