Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) Gencarkan Pendataan Sosial-Ekonomi di Desa Daudolu untuk Program Koralestari
- Oct 20, 2025
- KIM DESA DAUDOLU
Daudolu, 20 Oktober 2025 – Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) melalui program unggulannya, Koralestari telah memulai kegiatan pendataan sosial dan ekonomi (Sosek) masyarakat di Desa Daudolu, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pendataan ini menjadi langkah awal yang krusial untuk memastikan program konservasi berbasis kelautan dan perikanan, Pertanian dan Peternakan yang akan dilaksanakan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat desa.
Tim Fasilitator Lokal (Faslok) atas nama Dewi Adriana Johannis., S.Pd diturunkan untuk mengumpulkan data komprehensif, meliputi:
- Mata pencaharian utama (termasuk jenis perikanan, hasil tangkapan, dan praktik budidaya, hasil Pertanian (Gula Lontar ) dan Peternakan).
- Tingkat pendapatan dan kesejahteraan rumah tangga.
- Akses terhadap fasilitas umum (kesehatan, pendidikan, dan modal usaha).
- Tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan konservasi dan pengelolaan sumber daya laut.
- Dll..
Data ini akan menjadi dasar untuk merumuskan kegiatan pemberdayaan yang spesifik, seperti pengembangan usaha perikanan berkelanjutan, penguatan kelompok nelayan, dan potensi ekowisata bahari di wilayah Daudolu.
Koralestari: Sinergi Konservasi dan Kesejahteraan
Program Koralestari YKAN berfokus pada pengelolaan sumber daya pesisir dan laut secara terpadu, yang mencakup perlindungan ekosistem kritis seperti terumbu karang dan padang lamun. Desa Daudolu, yang memiliki potensi sumber daya laut melimpah, diharapkan dapat menjadi percontohan (model) sukses di NTT dalam mengintegrasikan upaya konservasi dengan peningkatan ekonomi lokal.
Pj. Kepala Desa Daudolu, Paulus Koci Ledoh, SE menyambut baik inisiatif ini. "Masyarakat kami sangat antusias. Dengan data yang jelas, kami berharap program ini bisa mengatasi masalah-masalah ekonomi spesifik, sambil memastikan bahwa warisan laut kami tetap terjaga untuk generasi mendatang," katanya. (Kim_Desa_Daudolu).